Menu Close

Bahaya steroid dalam produk kosmetik

Jakarta (ANTARA News) –  Jika Anda menggunakan produk kecantikan yang fungsinya memutihkan kulit, perhatikan apakah ada efek lain, misalnya tumbuh rambut-rambut halus atau tidak, karena bisa jadi ada kandungan steroid di sana. 

Dokter spesialis kulit sekaligus Direktur Research and Development, PT Paragon Technology & Innovation, dr. Sari Chairunnisa, SpKK mengatakan steroid khususnya tipe dermovate berfungsi sebagai anti radang, namun punya efek samping membuat kulit menjadi putih. 

“Ada beberapa yang menjual steroid sebagai lotion pemutih untuk badan. Itu sebenarnya krim anti radang. Efek sampingnya hipopigmentasi atau putih. Dalam jangka panjang bisa berdampak sistemik,” kata dia di Jakarta, Selasa. 

Baca juga: Waspadai produk perawatan kulit dijual “online”

Selain itu, biasanya juga muncul kehitaman dan stretchmark di bagian kulit yang diolesi streoid. Untuk itu, penggunaan steroid khususnya dermovate harus sesuai resep dokter. 

Selain steroid masih banyak bahan-bahan di luar sana yang tidak aman namun digunakan dalam produk kosmetik. Bahaya yang muncul juga beragam sesuai bahannya. 

Agar tak salah memilih produk, Sari menekankan masyarakat memastikan produsen jelas dan pada produknya sudah mendapatkan notifikasi BPOM dan MUI. 

“Produk kosmetik aman bagian dari halal. Halal di sini berarti menggunakan bahan baku yang aman bagi kulit dan sesuai hukum Islam, serta memiliki proses produksi yang sesuai dengan syariat Islam dan tidak menyakiti makhluk hidup lain. Bahaya kosmetik enggak aman bisa berdampak buruk bagi kulit, tergantung bahannya,” ujar dia. 

Baca juga: Ribery tolak suntikan steroid

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019