Menu Close

Madrid Ditinggalkan Zidane sampai Kembali Kedatangan sang Legenda

Kembalinya sang legenda, Zinedine Zidane, menjadi pelatih Real Madrid memberi asa baru lagi untuk Los Blancos –julukan Madrid. Perjalanan panjang telah dilewati Madrid semenjak ditinggal Zidane yang menyimpulkan mundur dari kursi pelatih pada 31 Mei 2018.

Kurang dari satu tahun, Madrid mesti merasakan masa kelam sebelum Zidane kembali. Kerinduan Madrid terhadap Zidane pun paling besar. Performa buruk Madrid sesudah ditinggal Zidane menciptakan tim raksasa Spanyol tersebut tak bisa melakukan banyak. Setelah Zidane menyimpulkan hengkang, Madrid kesudahannya memilih Julen Lopetegui sebagai pelatih anyar pada 12 Juni 2018.

Tapi belum hingga disitu, Madrid pulang kehilangan sosok andalannya sesudah Cristiano Ronaldo memilih hijrah ke Juventus pada 10 Juli 2018. Kehilangan dua sosok Zidane dan Ronaldo menciptakan performa Madrid langsung menurun. Mereka mesti kehilangan titel Piala Super Eropa 2018 dari Atletico Madrid di bawah kepemimpinan Lopetegui.

Puncak performa buruk Madrid terjadi kala mereka takluk dalam laga El Clasico dari Barcelona dengan skor 1-5 pada 28 Oktober 2018. Kekalahan tersebut membuat Lopetegui kesudahannya dipecat satu hari lantas dan menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih.

Setelah Madrid ditangani Solari, performa Los Blancos naik turun. Tetapi pada momen penting, Madrid kembali laksana macan ompong. Pada 27 Februari 2019, Daftar Sbobet Madrid tersingkir dari Copa del Rey sesudah takluk dari Barcelona dengan skor 0-3 pada leg kedua di Santiago Bernabeu.

Berselang sejumlah pekan, Madrid kembali diciptakan malu oleh Barcelona di persaingan Liga Spanyol. Tampil di hadapan publik sendiri, Los Blancos pulang takluk dengan skor tipis 0-1. Puncak performa buruk Solari tangani Madrid terjadi pada 5 Maret 2019.

Tim yang berstatus juara bertahan Liga Champions tersebut tersingkir secara menyedihkan di babak 16 besar. Setelah memenangi laga leg kesatu kontra Ajax 2-1, pada leg kedua mereka babak belur. Ajax mempermalukan Madrid dengan skor 4-1 di Santiago Bernabeu.

Kurang dari satu minggu dari laga tersebut, masa mendatang Solari di Madrid langsung tertutup. Madrid memecat pelatih berpaspor Argentina tersebut dan kembali membawa Zidane yang sudah lama hilang. Kehadiran Zidane juga diharapkan dapat membangkitkan kejayaan Madrid laksana tahun-tahun sebelumnya.